RO'AN PENGISI LIBUR DIHARI JUMAAT SANTRI PONDOK PESANTREN BUSTANUL MANSURIYAH
Hari Jumat
menerut sebagian besar santri pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah, adalah hari
yang istimewa. Kenapa? "Karena hari Jumat banyak sunah rosul salah satunya
berjima. Eh bukan. Karena santri Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah liburnya
di hari Jumat. Jadi, hari Jumat bagi saya hari spesial diamana kita bisa tidur
lumayan lama". canda Afroh, salah satu santri tingkat Aliyah.
Untuk mengisi hari libur hari Jumat ini (22/7) dia dan puluhan santri lain mengikuti ro'an (gotong royong) membersihkan maqam, gedung, dan lingkungan sekitar pondok pesantren. Untuk memenuhi kebutuhan ro'an para santri tidak lupa membawakan senjata andalan serok, sapu, pel-pelan, ember.
Ro'an memang
melelahkan. Tapi bagi santri PPBM, hal ini adalah salah satu kegiatan pelipur
suntuk, dimana enam hari diperas untuk memahami pelajaran di pondok dan
pelajara dikampus. Mengejar setoran dan mengejar tugas. Kegiatan ro'an inilah
yang memberikan peluang untuk melampiaskan kesuntukan. Maka tak heran jika
teriakan "asek-asek ahe-ahe" hal biasa yang terdengar ketika mereka
beraksi.
(Ro’an
santri digedung)
Santri yang mengikuti ro'an begitu semangat, sehingga matahari belum munculpun mereka sudah bersiap untuk ro'an. Ro'an dibagi menjadi bebrapa tempat, sebagian santri digedung, di musola, di maqam, dan di lingkungan sekitar pondok pesantren. Setelah semua selesai satu persatu santri pulang ke komplek masing-masing untuk segera mandi dan sarapan.
Hari Jumat
memang berhaharga bagi mereka. Karena mersa bahwa mereka telah diberi
kesempatan untu berkhidmah dan bersyukur. "Annadhofatu Minal Iman, Karena
kebersihan adalah sebagian dari iman. Dan menjaga lingkungan merupakan bentuk
rasa syukur kita kepada Allah," tutur Afroh.



Komentar
Posting Komentar